Macam-Macam Metode Mengajar

compass-01-junedscn6327math-05-june

1. Metode Ceramah

Metode ceramah adalah metode memberikan uraian atau penjelasan kepada sejumlah murid pada waktu dan tempat tertentu. Dengan kata lain metode ini adalah sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif.

Metode ini disebut juga dengan metode kuliah atau metode pidato.

Kekurangan metode ini adalah

1) Guru lebih aktif sedangkan murid pasif karena perhatian hanya terpusat pada guru saja.

2) Murid seakan diharuskan mengikuti segala apa yang disampaikan oleh guru, meskipun murid ada yang bersifat kritis karena guru dianggap selalu benar

Untuk bidang studi agama, metode ceramah ini masih tepat untuk dilaksanakan. Misalnya, untuk materi pelajaran akidah.

2. Metode Diskusi

Metode diskusi adalah suatu cara mengajar dengan cara memecahkan masalah yang dihadapi, baik dua orang atau lebih yang masing-masing mengajukan argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya.

Tujuan metode ini adalah

1) Memotivasi atau memberi stimulasi kepada siswa agar berfikir kritis, mengeluarkan pendapatnya, serta menyumbangkan pikiran-pikirannya.

2) Mengambil suatu jawaban actual atau satu rangkaian jawaban yang didasarkan atas pertimbangan yang saksama

Macam-macam diskusi yaitu

1) Diskusi informal

2) Diskusi formal

3) Diskusi panel

4) Diskusi simpusium

3. Metode Demonstrasi

Metode ini adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan sesutau kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan yang sedang disajikan.

Tujuan metode ini adalah memperjelas pengertian konsep atau suatu teori.

Diantara keuntungan metode ini adalah

1) Perhatian anak dapat dipusatkan dan titik berat yang dianggap penting dapat diamati secara tajam

2) Proses belajar anak akan semakin terarah karena perhatiannya akan lebih terpusat kepada apa yang didemonstrasikan

3) Apabila anak terlibat aktif, maka mereka akan memperoleh pengalaman atau pengetahuan yang melekat pada jiwanya dan ini berguna dalam pengembangan kecakapannya.

4. Metode Penugasan

Suatu cara mengajar dengan cara memberikan sejumlah tugas yang diberikan guru kepada murid dan adanya pertanggungjawaban terhadap hasilnya. Tugas tersebut dapat berupa

· Mempelajari bagian dari suatu teks buku

· Melaksanakan sesuatu yang tujuannya untuk melatih kecakapannya

· Melaksanakan eksperimen

· Mengatasi suatu permasalahan tertentu

· Melaksanakan suatu proyek

5. Metode Sosiodrama

Suatu cara mengajar dengan cara pementasan semacam drama atau sandiwara yang diperankan oleh sejumlah siswa dan dengan menggunakan naskah yang telah disiapkan terlebih dahulu.

Tujuan metode ini adalah

· Melatih keterapilan social

· Menghilangkan perasaan-perasaan malu dan renda diri

· Mendidik dan mengembangkan kemampuan mengemukakan pendapat

· Membiasakan diri untuk sanggup menerima pendapat orang lain

6. Metode Latihan (drill)

Suatu cara mengajar yang digunakan dengan cara memberikan latihan yang diberikan guru kepada murid agar pengetahuan dan kecakapan terentu dapat menjadi atau dikuasi oleh anak.

Tujuan dari metode ini adalah

· Memberikan umpan balik (feedback) kepada guru untuk memperbaiki proses belajar mengajar

· Untuk menentukan angka kemajuan atau hasil belajr masing-masing anak didik

· Menempatkan anak didik dalam situasi belajar mengajra yang tepat.

· Anak dapat mempergunakan daya berfikirnya semakin baik

· Pengetahuan anak didik agar semakin bertambah dari berbagai segi.

Perikasaan latihan atau ulangan dapat dilakukan dengan cara

· Secara klasikal

· Secara individu

· Pencocokan dengan kunci jawaban yang telah disediakan sebelumnya

7. Metode Kerja Kelompok

Kerja kelompok elompok itu ada dua macam

· Kerja kelompok jangka pendek

Kelompok ini dapat dilaksanakan dalam kelas dalam waktu yang singkat kurang lebih 20 menit.

· Kerja kelompok jangka menengah

Dilaksanakan dalam beberapa hari karena adanya tugas yang cukup memakan waktu yang agak panjang.

8. Metode Proyek

Metode mengajar dengan cara memberikan bermacam-macam permasalahan dan anak didik bersama-sama menghadapi masalah tersebut dan memecahkannya secara bersama-sama dengan mengikuti langkah-langkah secara ilmiah, logis, dan sistemastis.

Metode ini disebut juga dengan metode pengajaran unit

Tujuan metode ini adalah untuk melatih anak didik agar berfikir ilmiah, logis, dan sistematis.

9. Metode Karyawisata

Metode ini adalah cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau objek yang bersejarah atau memiliki nilai pengetahuan untuk mempelajari dan menelilti sesuatu.

10. Metode Tanya jawab

Metode Tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk sejumlah pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi ada pula dari siswa kepada guru.

11. Metode Eksperimen

Suatu metode yang dilakukan dalam suatu pelajaran tertentu terutama yang bersifat objektif, seperti ilmu pengetahuan alam, baik dilakukan di dalam/di luar kelas maupun dalam suatu laboratorum tertentuMetode pemahaman dan penalaran

12. Metode Kisah Atau Cerita

Merupakan suatu cara mengajar dengan cara meredaksikan kisah untuk menyampaikan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya.

13. Metode Tutorial

Metode ini adalah cara mengajar dengan memberikan bantuan tutor. Setelah siswa diberikan bahan ajar, kemudian siswa diminta untuk mempelajari bahan ajar tersebut.

14. Metode Perumpamaan

Suatu metode yang digunakan untuk mengungkapkan suatu sifat dan hakikat dari realitas sesuatu atau dengan cara menggambarkan seseuatu dengan seseuatu yang lain yang serupa.

15. Metode Suri Tauladan

Metode menajar dengan cara memberikan contoh dalam ucapan, perbuatan, atau tingkah laku yang baik dengan harapan menumbuhkan hasrat bagi anak didik untuk meniru atau mengikutinya.

16. Metode Peringatan dan Pemberian Motivasi

Metode mendidik dengan cara memberikan peringatan kepada anak tentang sesuatu dan memberikan motivasi agar memiliki semangat dan keinginan untuk belajar dan mempelajari sesuatu.

17. Metode Praktek

Metode mendidik dengan memberikan materi pendidikan baik menggunakan alat atau benda dengan harapan anak didik mendapatkan kejelasan dan kemudahan dalam mempraktekan materi yang dimaksud.

18. Metode Pemberian Ampunan dan Bimbingan

Metode mengajar dengan cara memberikan kesempatan kepada anak didik memperbaiki tingkah lakunya dan mengembangkan dirinya.

19. Metode Tulisan

Metode mendidik dengan cara penyajian huruf atau symbol apapun yang bertujuan untuk mengetahui segala sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui.

http://sutisna.com/pendidikan/strategi-belajar-mengajar/macam-macam-metode-mengajar/

16 thoughts on “Macam-Macam Metode Mengajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>